RSS

Pedasnya Si Ceker Setan

     Pernahkah anda membeli makan dengan nomor antrian?, Kalau belum maka anda harus datang ke Kota Malang. 
    Di Kota Bunga tersebut ada kuliner yang pembeliannya menggunakan nomor antrian. Tidak tanggung-tanggung, nomornya bisa mencapai 50.
    Ceker Setan namanya. Yang menarik adalah rasa pedas yang terdapat di makanan ini sungguh sangat terasa. Kuliner yang terletak di depan SOB (School Of Bussiness) ini sangat ramai dikunjungi oleh para pelanggan setianya. Buka mulai pukul 22.00 WIB hingga habis, warung kecil ini selalu ramai. 
     Menariknya, jika kita ingin menyantap makanan ini, kita harus mengambil nomor antrian yang sudah disediakan. Nomornya mulai dari angka 1 hingga 50. Nomor antrian ini mulai bisa diambil pada pukul 21.00 WIB. “ Saya datang dari jam sembilan dan alhmdulillah dapat nomor tiga”, kata Riza, salah satu pelanggan yang sedang antri di warung Ceker Setan.

     Untuk menghindari antrian panjang dan nomor yang besar, disarankan agar datang lebih awal ke tempat ini. Begitu sudah didapat, tinggal menunggu nomor kita dipanggil oleh Sri Wahyuni, si pemilik warung Ceker Setan. 
    Pelanggannya sebagian besar dari kalangan mahasiswa. Makanan yang super pedas ini mampu membuat mereka ketagihan. Disamping harganya murah, rasa masakan ini mampu membuat semua anggota badan bergoyang karena sangat pedasnya. Suapan pertama belum terasa apa-apa. Begitu suapan kedua, ketiga dan seterusnya mulailah badan kita berdisko ria. 
    Pedasnya makanan ini sungguh tidak main-main. Menurut Sri, ia membutuhkan cabai merah segar sekitar 2 sampai 3 kilogram untuk membuat ceker setan. “ Kalau hari libur saya bisa pakai cabai merahnya itu 4 kilogram, karena saya buatnya banyak “ ujar Sri. Menurut Sri, awal mula usaha ini berasal dari kesukaaan suaminya mengkonsumsi ceker pedas buatannya. Mulanya ceker pedas buatan Sri hanya dimasak untuk suami tercinta. Lalu suaminya berpikir mengapa tidak menjual ceker pedas ini. Terlebih lagi usaha nasi pecel mereka sedang seret alis mulai sepi karena banyaknya pesaing. Dan dimulailah usaha ceker pedas ini. 
      Modal awal yang Ia gunakan hanya Rp 100.000,00 . Pelan tapi pasti usaha ini mengalami perkembangan signifikan. Hingga salah satu TV swasta nasional pun pernah meliput kuliner ini di acara Jam Malam. Disebut ceker setan karena rasa pedasnya yang super pedas. Hingga disamakan dengan makanan setan. Nama yang unik juga makin membuat ceker pedas diburu oleh masyarakat. Mereka penasaran dengan kuliner ini. Meskipun jam sepuluh malam baru dibukanya warung kecil ini, tidak mengurangi rasa dan antrian pengunjung kuliner unik ini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar

Salam kenal ^^
Mari nongkrong di Angkrengan dan share bersama seputar kuliner..